Halaman

Halaman

Halaman

Senin, 27 Juli 2020

Jangan pernah sombong soal ibadah kita, karena kesombongan akan menjerumuskan kita kejalan yang salah - Cerita islami

Cerita Islami
Pada zaman dahulu ada seorang ahli ibadah bernama Abu bin Hasyim yang kuat sekali tahajudnya.

Hampir bertahun-tahun dia tidak pernah meninggalkan solat tahajud.

Pada suatu malam ketika hendak mengambil wudhu untuk tahajud, Abu dikejutkan oleh kehadiran satu makhluk yang duduk di tepi telaganya.

Abu bertanya, “Wahai hamba Allah, siapakah Engkau?”

Sambil tersenyum, makhluk itu berkata; “Aku Malaikat utusan Allah".

Abu Bin Hasyim terkejut sekaligus bangga kerana telah didatangi oleh malaikat yang mulia.

Abu lalu bertanya, “Apa yang sedang kamu lakukan di sini?”

Malaikat itu menjawab, “Aku disuruh mencari hamba pencinta Allah.”

Melihat Malaikat itu memegang sebuah kitab tebal, Abu lalu bertanya;

“Wahai Malaikat, buku apakah yang engkau bawa?”

Malaikat menjawab; “Di dalamnya terdapat kumpulan nama hamba-hamba pencinta Allah.”

Mendengar jawapan Malaikat, Abu bin Hasyim berharap dalam hati moga-moga namanya ada di situ.

Maka ditanyalah kepada Malaikat. “Wahai Malaikat, adakah namaku di situ ?”

Abu menjangka namanya ada di dalam buku itu, kerana amalan ibadahnya yang tidak putus-putus, selalu mengerjakan solat tahajud setiap malam, berdo’a dan juga bermunajat kepada Allah SWT di sepertiga malam, setiap hari.

“Baiklah, biar aku lihat,” kata Malaikat sambil membuka kitab besarnya. Dan, ternyata Malaikat itu tidak menemukn nama Abu bin Hasyim di dalamnya.

Tidak percaya, Abu meminta Malaikat mencari sekali lagi.

“Betul... namamu tidak ada di dalam buku ini!” kata Malaikat.

Abu bin Hasyim pun gementar dan jatuh tersungkur di depan Malaikat.

Dia menangis semahunya.

“Rugi sekali diriku yg selalu tegak berdiri di setiap malam dalam tahajud dan munajat, tetapi namaku tidak masuk dalam golongan para hamba pencinta Allah,” ratapnya.

Melihat itu, Malaikat berkata, “Wahai Abu bin Hasyim! Bukan aku tidak tahu engkau bangun setiap malam ketika yang lain tidur, engkau mengambil air wudhu dan menahan kedinginan ketika orang lain terlelap dalam kehangatan buaian malam.

Tapi tanganku dilarang Allah menulis namamu.”

“Apakah gerangan yang menjadi penyebabnya?” tanya Abu bin Hasyim.

“Engkau memang bermunajat kepada Allah, tapi engkau pamerkan dengan rasa bangga ke mana-mana.

Engkau asyik beribadah memikirkan diri sendiri. Sedang di kanan kirimu ada orang sakit, ada orang lapar, ada orang sedang sedih, tidak engkau tengok tidak engkau ziarah.

Mereka itu mungkin ibumu, mungkin adik beradikmu, mungkin sahabatmu, malah mungkin juga cuma saudara seagama denganmu, atau mungkin cuma sekadar mereka menjadi tetanggamu.

Tidak engkau peduli pada mereka, kenapa?

Bagaimana mungkin engkau dapat menjadi hamba pencinta Allah kalau engkau sendiri tidak pernah mencintai hamba-hamba yang diciptakan Allah?” kata Malaikat itu.

Abu bin Hasyim seperti​ disambar petir di siang hari.

Dia tersedar hubungan ibadah manusia tidaklah hanya kepada Allah semata (hablumminAllah), tetapi juga kepada sesama manusia (hablumminannas) dan juga kepada alam.

JANGAN BANGGA DENGAN BANYAKNYA SOLAT, PUASA, DAN ZIKIR KERANA ITU SEMUA BELUM MEMBUAT ALLAH SENANG !!!
``TAHU APA YANG MEMBUAT ALLAH SENANG?
Nabi Musa: Wahai Allah, aku sudah melaksanakan ibadah. Lalu manakah ibadahku yang membuat Engkau senang?
Allah SWT:
SOLAT? Solat mu itu untukmu sendiri, kerana dengan mengerjakan solat, engkau terpelihara dari perbuatan keji dan mungkar.
ZIKIR? Zikirmu itu hanya untukmu sendiri, membuat hatimu menjadi tenang.
PUASA? Puasamu itu untukmu sendiri, melatih dirimu untuk memerangi hawa nafsumu sendiri.
Nabi Musa : Lalu apa yang membuat Mu senang Ya Allah?
Allah SWT: SEDEKAH, INFAQ, ZAKAT serta PERBUATAN BAIK-mu.
Itulah yang membuat AKU senang, kerana tatkala engkau membahagiakan orang yang sedang susah, AKU hadir di sampingnya. ---Dan AKU akan mengganti dengan ganjaran 700 kali (Al-Baqarah 261-262)---_

Saudara-Saudara, jika kamu sibuk dengan ibadah ritual dan bangga akan itu... maka itu tandanya kamu hanya mencintai dirimu sendiri, bukan Allah.
Tapi, bila kau berbuat baik dan berkorban untuk orang lain... maka itu tandanya kau mencintai Allah dan tentu Allah senang dengannya.
Buatlah Allah senang maka Allah akan limpahkan rahmat-Nya dengan membuat hidup kita lapang dan bahagia
(Dikutip dari Kitab Mukasyafatul Qulub Karya Imam Al Ghazali)

Saudaraku seiman, sebarkanlah ilmu ini agar kita makin barakah.

Pentingnya Silaturrahim.

Aamiin...

 channBantu Subscribeel aku di sini 👇
https://www.youtube.com/channel/UCYkybko3-KXVb2E9GmrpOrw

Senin, 13 April 2020

Macam-macam pola aliran sungai serta penjelasannya

Macam-macam Pola Aliran Sungai serta Penjelasannya!

Pola aliran sungai merupakan gerak arus sungai yang menggambarkan bagaimana dan ke mana air mengalir yang akhirnya bermuara ke laut. Macam-macam pola aliran sungai dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain adalah morfologi, struktur geologi, batuan penyusun, dan erosi.

Macam-macam pola aliran sungai :
1. Dendritik
2. Radial sentrifugal
3. Rectangular
4. Trellis
5. Radial sentripetal
6. Paralel
7. Annular
8. Pinnate

Penjelasan :
1. Dendritik
Dendritik adalah pola aliran yang memiliki cabang anak sungai yang kelihatan macam ranting pohon. Sungai induk pada pola ini memiliki percabangan yang menuju ke segala arah dan alirannya membentuk sudut yang tidak teratur. Pola dendritik ini biasanya terdapat di daerah dataran rendah dengan struktur batuan homogen.

2. Radial sentrifugal
Radial sentrifugal adalah pola aliran yang menyebar secara radial dari titik ketinggian tertentu. Pola radial sentrifugal ini biasanya terdapat di daerah pegunungan yang alirannya menyebar ke arah lereng.

3. Rectangular
Rectangular adalah pola aliran yang cenderung berbentuk siku-siku. Pola rectangular ini biasanya terdapat di daerah yang struktur geologinya merekah. Sungai ini biasanya bentuknya lurus mengikuti arah patahan dengan mengikuti pola dari struktur geologi tersebut.

4. Trellis

Trellis merupakan pola aliran yang biasanya memiliki anak sungai hampir sejajar dengan sungai utama. Pola trellis ini biasanya terdapat di daerah dengan morfologi lipatan.

5. Sentripetal

Sentripetal adalah pola aliran yang arus airnya mengalir ke satu tempat yang berupa cekungan. Dengan begitu, pola sentripetal ini berlawanan dengan radial sentifrugal.

6. Paralel

Paralel adalah pola aliran yang terbentuk dari lereng yang curam dengan beberapa bantuan. Karena lereng yang curam, alirannya deras dan lurus. Lalu dengan sangat sedikit anak sungai dan semuanya mengalir ke arah yang sama. Pola paralel ini terbentuk di mana terdapat kemiringan yang jelas di permukaan.

7. Annular

Annular adalah pola aliran yang memiliki anak sungai melingkar. Pola annular ini biasanya terdapat di daerah morfologi kubah.

8. Pinnate

Pinnate adalah pola aliran yang mana muara anak sungai membentuk sudut lancip dengan sungai induk. Pola pinnate ini biasanya terdapat pada bukit yang memiliki lereng terjal.

Follow IG :

Minggu, 12 April 2020

KHASIAT SHOLAWAT TIBBIL QULUB

Yuk baca sholawat tibbil qulub, agar terhindar dari semua penyakit

KHASIAT SOLAWAT TIBBIL QULUB

اللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ طِبِّ الْقُلُوْبِ وَدَوَائِهَا وَعَافِيَةِ الْاَبْدَانِ وَشِفَائِهَا وَنُوْرِ الْاَبْصَارِ وَضِيَائِهَا وَعَلٰى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّم

*Allohumma Sholli ‘ala sayyidinaa muhammadin thibbil qulubi wa dawa ihaa wa ‘afiyatil abdaani wa syifaa ihaa wa nuuril abshoori wa dhiyaa ihaa wa ‘alaa aalihi wa shohbihi wa sallim*

_“Ya Allah limpahkan rahmat kepada junjungan kami nabi Muhammad Saw, sebagai obat hati dan penyembuhnya, penyehat badan dan kesembuhannya, sebagai penyinar penglihatan mata beserta cahayanya dan semoga rahmat tercurah limpahkan kepada para sahabat beserta keluarganya.”_

*Dalam kitab Dakhirot Al muhtaj fi As sholawat ‘ala Shohib Al liwa wa At taj dijelaskan,*

قال بعض العلماء: أما عددها فهو يوميا مائة مرة صباحا بعد صلاة الفجر ومساء بعد صلاة العصر وقبل صلاة المغرب، ولها هى تأثير عجيب فى علاج أمراض القلب وكثير من الأمراض . أما الذى فى الاقواس بالنسب للعدد، فهو زيادة ومن قرأها سبع مرات على ماء كان له تأثير عجيب جدا ومجرب فى علاج كل الأمراض بإذن الله تعالى

Menurut sebagian Ulama”
*:bilangan membaca sholawat ini sebanyak 100 kali dalam sehari.*

Bisa dibaca 100 kali di waktu pagi setelah sholat subuh, dibaca di waktu sore setelah sholat asar dan sebelum solat magrib.

Dan sholawat tersebut mempunyai pengaruh yang luar biasa di dalam menyembuhkan penyakit hati dan pelbagai penyakit lainnya.

*Dan barang siapa yang membacanya sebanyak tujuh kali dan meniupkannya ke dalam air, maka air tersebut mempunyai pengaruh yang sangat luar biasa di dalam menyembuhkan perlbagai penyakit dengan kehendak dan izin ALLAH SWT.”*

Pada hakikatnya, yang menyembuhkan segala bentuk penyakit baik penyakit hati maupun badan adalah ALLAH SWT.
اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

Semoga Bermanfaat&semoga kita slalu istiqomah dalam kebaikan. Amin!

Harapan terbesar ku semoga yang membaca sholawat ini semua nya perindu rasulullah & muda-mudahan juga yang dirindukan oleh rasulullah. Amin!

Jangan lupa: follow/add ig & fb pemilik blog ini: https://www.instagram.com/muhamad.andri.mustakim.0712/
Dan Facebook